Tiga Tahap Masalah Judi yang Sering Terjadi

Gejala dari kecanduan judi cenderung berkembang dan juga berubah dari waktu ke waktu, kadang kala secara siklus. Untuk bisa mengilustrasikan dengan baik perubahan sifat perjudian bermasalah, kami akan membantu kamu memahami proses tahap masalah berjudi.

Mari kita mulai dengan tahap yang dijelaskan oleh Robert L. Custer, M.D., dalam bagannya yang membahas seputar perjudian dan pemulihan kompulsif. Di sini kami akan fokus kepada masalah perjudian untuk membantu kamu mengetahui tentang masalah perjudian.

1. Tahap kemenangan

Masalah judi tidak selalu di awali dengan kehilangan uang, namun dimulai dari saat memenangkannya. Kemenangan besar atau bahkan kecil yang berhasil didapatkan bisa membuat seseorang mengalami kecanduan. Inilah yang kerap kali memulai masalah di dalam perjudian.

Perjudian yang sering terjadi setelah kemenangan pertama, dikombinasikan dengan fantasi keinginan untuk mendapatkan kemenangan. Ia bisa menjadi lebih bersemangat dengan perjudian, menikmati kemenangan yang didapatkan, dan ia pun perlahan menjadi lebih terobsesi.

Selama pada tahap kemenangan itu, pada umumnya perjudian tidak dianggap sebagai sebuah masalah bagi si penjudi sendiri atau bahkan orang yang ada di sekitar mereka. Perjudian mereka nilai merupakan hiburan dan kerap kali terjadi pada aktivitas kelompok.

Bagi banyak orang, judi memang bukan merupakan masalah, namun bagi sebagian orang lain ini adalah hal yang bisa memberikan kebiasaan yang semakin bermasalah.

2. Tahap kekalahan

Seperti yang sudah kami sebutkan berulang kali, tidak mungkin untuk bisa terus memenangkan uang di kasino dalam jangka waktu yang panjang. Sebab itu, masuk akal kalau fase kemenangan biasanya ada akhirnya. Nah, dari situlah mulai ada tahap kekalahan.

Selama tahap tersebut, biasanya seorang pemain akan mengalami periode di mana ia melakukan perjudian yang panjang, melakukan judi sendirian, dan akhirnya menjadi lebih asik berada di tempat judi. Namun, karena ia mulai kehilangan uang karena tidak kunjung menang maka inilah yang mulai menjadi sebuah permasalahan.

Bukan hanya karena mereka telah kehilangan uang mereka, tetapi juga karena adanya perubahan kepribadian. Misalnya seperti absen dari pekerjaan, melakukan sikap yang ceroboh, dan beragam hal lainnya. Ada banyak gejala yang dimiliki oleh para pecandu judi dan biasanya mulai ditunjukkan saat mereka sudah berada pada fase kalah.

Uang juga merupakan masalah yang signifikan, rasanya sulit untuk bisa membakar kebiasaan judi yang bersmasalah ini dalam jangka yang panjang. Sehingga orang-orang pada tahap ini biasanya sering meminjam uang atau pun mencari cara alternatif lainnya untuk bisa mendapatkan lebih banyak uang untuk berjudi. Hutang pun semakin mulai menumpuk dan sulit dilunasi.

3. Tahap putus asa

Terakhir ada tahap putus asa, di sini kesibukan dengan perjudian semakin meningkat dan ada banyak orang yang beralih ke kegiatan ilegal ini untuk bisa mendapatkan uang banyak. Perasaan menyesal dan juga panik memang sudah cukup umum mereka rasakan di tahap ini, karena para pemain mulai menyadari apa yang sudah mereka lakukan dan juga sulitnya untuk dapat kembali ke kehidupan normal mereka.

Reputasi yang mereka miliki pun menjadi terpengaruh negatif, karena banyak orang yang mulai memperhatikan kebiasaan judi yang bermasalah ini, dengan pekerjaan dan kehidupan sosial yang juga ikut merasakan derita. Karena sulitnya mengambil tanggung jawab atas hal yang sudah mereka alami, cukup umum untuk menyalahkan orang lain atas kemalangan yang dialami melalui masalah perjudian.

Setelah mereka mengalami putus asa, para penjudi pada dasarnya akan mencapai titik terendah mereka. Keadaan ini sudah ditandai dengan keputusasaan dan gelaja penarikan saat seseorang tidak memiliki cukup uang untuk terus berjudi. Penyalahgunaan alkohol dan juga obat-obatan relatif umum digunakan di dalam situasi seperti ini dan begitu juga cara ilegal lain untuk bisa mendapatkan uang. Di sinilah sebagian besar gangguan emosional dan pikiran untuk melakukan bunuh diri terjadi. 

Nah, itulah beberapa tahap masalah judi yang biasa dialami oleh para pencandu judi.